Kamis, 15 Desember 2011

Hubungan Lingkungan Dan Pembangunan


Ilmu dan teknologi selalu berkembang. Banyak diantaranya yang digunakan untuk kesejahteraan manusia. Dengan berkembangnya ilmu dan teknologi juga memberikan kemudahaankemudahaan diantaranya:
1.      Dalam bidang komunikasi : dengan semakin banyaknya orang menggunakan telephone, tv, satelit, computer, semakin cepat informasi dapat diperoleh
2.      Dalam bidang kesehatan : dengan semakin berkembangnya ilmu dan teknologi, semakin banyak cara penngobatan yang semakin cepat.
Masih banyak lagi keuntungan yang dapat diperoleh manusia dengan adanya perkembangan teknologi, tetapi pada dasarnya tiap pengoperasian suatu penemuan baru, tiap inovasi tidak disambut gembira oleh sebagian lapisan masyarakat. Perlu adanya tahapan-tahapan yaitu : tahapan pengenalan, tahapan penyesuaian diri terhadap penemuanbaru, dan situasi baru, ini suatu hukum alam. Tahapan penbaru, dan situasi baru, ini suatu hukum alam. Tahapan penyesuaian atau adaptasi bisa berjalan dengan cepat, bisa juga lambat tegantung masing-masing orang. Jikaakhirnya orang tersebut sudah terbiasa, maka hal yang baru tersebut dikatakan telah memasyaraka atau telah membudaya.
Karena peningkatan usaha pembangunan maka akan terjadi pula peningkatan penggunaan sumberdaya untuk menyokong pembangunan dan timbulnya permasalaha-permasalahan dan linngkungan hidup manusia.
            Dalam pembangunan sumber alam merupakan sumber penting dimana sumberalam ini merupakan kebutuhan azasi bagi kehidupan. Dalam pembangunan sumber daya alam tadi, hendaknya keseimbangan ekosistem tetap terpelihara. Seringkali karena meningkatnya kebutuhan akan hasil proyek pembangunan, keseimbangan ini bisa tergangu, yang kadang-kadang bisa membahayakan hidup umat.
            Proses pembengunan memiliki akibat-akibat yang lebih luas pada lingkungan hidup manusia, baik akibat langsung maupun akibat sampingan seperti pengurangan sumber daya alam secara kuantitatif, pencemaran biologis, pencemaran kimiawi, gangguan fisik dan ganguan social budaya.
            Kerugian-kerugian dan perubahan-perubahan terhadap lingkungan perlu diperhitungkan dengan keuntungan yang diperkirakan akan diperoleh dari suatu obyek pembangunan. Baru setelah disusun pedoman-pedoman kerja yang jelas bagi pelbagai kegiatan pembangunan baik berupa industri maupun bidang lain, yang memperhatikan factor lingkungan hidup manusia.

Sumber: Santoso, Budi, 1999, ilmu lingkungan industri, universitas gunadarma,Jakarta.

Selasa, 13 Desember 2011

Masalah Lingkungan Dalam Pembanunan Industri


Masalah Lingkungan Dalam Pembangunan Industri
            Industri merupakan rumah pembuatan suatu produk, pembuatan suatu pruduk akan menghasilkan limbah, limbah dapat merusak lingkungan. Namun bila pada industri tesebut memiliki system pengolahan limbah yang baik tentunya limbah produksi bukan masalah lingkungan.
            Walaupun telah digariskan oleh pemerintah bahwa dalam peningkatan pembangunan industri hendaknya jangan sampai membawa akibat rusak lingkunga hidup, dalam kenyatannya yang lebih diperhatikan dalam pembangunan industri sekarang adalah keuntungan-keuntungan dari hasil produksinya. Sedikit sekali pehatiaan terhadap masalah lingkungan, sehingga pendirian industri tersebut akan mengakibatkan pencemaran lingkungan oleh hasil buangannya yang kadang-kadang diabaikan.
            Oleh karena itu perlu adanya perencanaan yang matang pada setiap pembangunan industri agar dapat diperhitungkan sebelumnya seegala pengaruh aktivitas pembangunan industri tersebut terhadap lingkunga yang lebuh luas. Dalam pengambilan keputusan pendirian suatu perindustrian, selain keuntungan yang diperoleh harus pula secara hati-hati dipertimbangkan masalah kelestarian lingkungan. Di bawah ini beberapa prinsip yang perlu diperhatikan dalam pembangunan proyek indistri terhadap lingkungan sekitarnya:
1.      Evaluasi pengaruh system ekonomi dan ekologi baik secara umum maupun secara khusus
2.      Penelitian dan pengawasan lingkungan baik untuk jangka pendek maupun untuk jangka panjang. Darisini akan didapatkan informasi mengenai jenis perindustrian yang cocok dan menguntungkan
3.      Survey mengenai pengaruh-pengaruh yang mungkin timbulpada lingkungan
4.      Berdasarkan petunjuk-petunjuk ekologi dibuat formiulasi mengenai criteria analisa biaya, keuntungan proyek, rancangan bentuk proyek dan pengelolahan proyek
5.      Bola pendduduk setempat terpaksa mendapat pengaruh negatif dari pembangunan proyek industri ini, maka buatlah pembangunan alternative atau dicarikan jalan untuk kompensasi kerugian sepenuhnya.


Sumber: Santoso, Budi, 1999, ilmu lingkungan industri, universitas gunadarma,Jakarta.


Minggu, 11 Desember 2011

Menggunakan Kekayaan Alam


Sumber daya alam (SDA) adalah segala sesuatu yang muncul secara alami yangdapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia pada umumnya. Yang tergolong di dalamnya bukan hanya komponen biotic seperti hewan, tumbuhan dan organism tetapi juga kommponen abiotik minyak bumi, gas alam, berbagai jenis logam, air, dan tanah. Inovasi teknologi kemajuan peradaban dan populasi manusia, serta revolusi industri telah membawa manusia pada era eksploitasi sumber daya alam sehingga persediaannya terus berkurang secara signifikan, terutama pada satu abad belakangan ini. Sumber daya alam mutlak diperlukan untuk menunjang kebutuhan manusia, tetapi sayangnya keberadaannya tidak tersebar merata dan beberapa negara seperti Indonesia, Brazil, Kongo, Sierra Leone, Maroko, dan berbagai negara di Timur Tengah memiliki kekayaan alam hayati atau nonhayati yang sangat berlimpah. Sebagai contoh, negara di kawasan Timur Tengah memiliki persediaan gas alam sebesar sepertiga dari yang ada di dunia dan Maroko sendiri memiliki persediaan senyawa fosfat sebesar setengah dari yang ada di bumi. Akan tetapi, kekayaan sumber daya alam ini seringkali tidak sejalan dengan perkembangan ekonomi di negara-negara tersebut.
Pada umumnya, sumber daya alam berdasarkan sifatnya dapat digolongkan menjadi SDA yang dapat diperbaharui dan SDA tak dapat diperbaharui. SDA yang dapat diperbaharui adalah kekayaan alam yang dapat terus ada selama penggunaannya tidak dieksploitasi berlebihan. Tumbuhan, hewan, mikroorganisme, sinar matahari, angin, dan air adalah beberapa contoh SDA terbaharukan. Walaupun jumlahnya sangat berlimpah di alam, penggunannya harus tetap dibatasi dan dijaga untuk dapat terus berkelanjutan. SDA tak dapat diperbaharui adalah SDA yang jumlahnya terbatas karena penggunaanya lebih cepat daripada proses pembentukannya dan apabila digunakan secara terus-menerus akan habis. Minyak bumi, emas, besi, dan berbagai bahan tambang lainnya pada umumnya memerlukan waktu dan proses yang sangat panjang untuk kembali terbentuk sehingga jumlahnya sangat terbatas., minyak bumi dan gas alam pada umumnya berasal dari sisa-sisa hewan dan tumbuhan yang hidup jutaan tahun lalu, terutama dibentuk dan berasal dari lingkungan perairan.Perubahan tekanan dan suhu panas selama jutaaan tahun ini kemudian mengubah materi dan senyawa organik tersebut menjadi berbagai jenis bahan tambang tersebut.
Pada dasarnya ketersedian sumber daya yang melimpah di dunia ini memang untuk menjadi penunjang kehidupan bagi khalifah di bumi ini yaitu manusia. Namun karena alasan tersebut bukan berarti bisa menggunakan kekayaan alam dengan seenaknya saja, diperlukan juga tindakan untuk menjaga kondisi lingkungan agar tetap stabil. Meskipun SDA itu jumlahnya melimpah namun jauh lebih melimpah lagi jumlah manusia yang ada, dan terus bertambah setiap tahunya yang hingga tahun 2011 ini mencapai angka 7 miliar jiwa. Jadi meskipun lambat maka akan datang juga masa dimana SDA itu mulai habis.
Banyak cara yang bisa dilakukan, kita tidak dulu membicarakan hal yang besar namun bisa dimulai dari hal yang begitu sederhan, dan sudah pasti bisa dengan mudah dilaksanakan jika memang mempunyai niat untuk itu. Mengingat dampak nyata yang telah muncul kepermukaan sebaiknya kita mulai membiasakan diri bersahabat dengan lingkungan.



sumber:
-http://id.wikipedia.org/wiki/Sumber_daya_alam
-http://www.youtube.com